Sunday, August 31, 2008

Buku Tentang Yang Hilang


Judul : The Book of Lost Things (Buku Tentang Yang Hilang)
Pengarang : John Connolly (c) 2006
Penerjemah : Tanti Lesmana
Ilustrasi sampul : Rob Ryan
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Agustus 2008
Tebal : 472 halaman ; 13,5 x 20 cm


David berusaha melakukan berbagai ritual, sentuhan pada keran air tak boleh berjumlah ganjil, turun dari tempat tidur harus kaki kiri duluan, dan hal-hal seperti itu. Semua itu dilakukannya dengan harapan, ibunya akan bisa sembuh kembali. Tapi ternyata itu semua tak menolong, ibunya tak tertolong juga. Suatu hari di tengah-tengah pelajaran bahasa Inggris di sekolah, berita itu disampaikan kepadanya.

Beberapa bulan sejak kematian ibunya, ayah David menikah lagi dengan seorang wanita bernama Rose. David pun harus pindah ke rumah Rose yang besar dan terletak di pinggiran London, bukan di tengah kota seperti rumah mereka yang lama. Bagi ayah David, ini sesuatu yang baik. London yang saat itu sedang dalam masa darurat, banyak anak-anak yang dikirimkan ke luar kota, ke daerah pertanian, karena situasi tidak aman. Dengan pindah ke rumah Rose, David tak perlu dikirim ke luar kota, dan mereka bisa tetap bersama. Namun bagi David hal tersebut tidak membuatnya senang.

David tidak menyukai Rose, yang dianggapnya mencuri ayahnya. Apalagi setelah kelahiran bayi Georgie, membuat David semakin marah. Di kamarnya yang baru, David sering mendengar bisikan-bisikan dari buku-buku di ruangannya. Bisikan-bisikan itu bukan baru kali itu didengarnya. David, yang setelah kematian ibunya sering pingsan, dibawa oleh ayahnya untuk berkonsultasi dengan psikiater, dan di ruangan psikiater itu pun, suara-suara itu sering didengarnya.

Di rumah Rose, selain buku-buku milik David, di kamarnya itu juga banyak buku-buku lain, dan salah satu buku itu ditulis dengan tangan, berisi dongeng-dongeng yang tampaknya familiar, seperti kisah si Tudung Merah, atau Putri Salju, tapi dengan variasi yang sedikit berbeda, dan cenderung lebih mengerikan. Lalu belakangan, seorang laki-laki bungkuk tampak di kamarnya, sewaktu David sedang berada di taman.

Hingga suatu malam, David yang habis bertengkar hebat dengan Rose dan ayahnya, turun ke taman, dan akhirnya di tengah serangan pesawat pembom Jerman, David menemukan jalan masuk ke dunia lain. Dan petualangannya pun dimulai.

Di tempat itu, David pertama kali bertemu dengan Tukang Kayu, laki-laki yang menyelamatkannya dari serangan segerombolan serigala setengah manusia, kelompok Loup. Kisah yang diceritakan Tukang Kayu pada David terasa sangat aneh, dan sulit dipercaya. Tukang Kayu ingin membawa David ke hadapan Raja, dan merasa Raja akan bisa membawa David kembali ke dunianya.

Tapi perjuangan David untuk sampai di kastil Raja tidaklah gampang. Di jembatan yang dijaga oleh troll, dia harus berpisah dengan Tukang Kayu, yang mengorbankan dirinya untuk menghalangi kelompok serigala yang mengejar mereka. Lalu David bertemu dengan seorang ksatria, Roland, yang sedang dalam perjalanan untuk mencari temannya. Dan bersama Roland juga, David berhasil menyelamatkan satu desa dari serangan Binatang yang mengerikan.

Hingga pada akhirnya David tiba juga di kastil Raja, dan mengetahui siapa Raja itu sebenarnya, menemukan juga buku sakti yang disebut-sebut membuat Raja mampu mengetahui apa pun yang terjadi, Buku Tentang Yang Telah Hilang.

Di sinopsis pada bagian belakang sampul buku ini tertulis, cerita ini adalah dongeng yang ditujukan bagi orang dewasa. Yah gak salah memang diberi label Novel Dewasa juga, mengingat banyaknya adegan berdarah-darah di dalam buku ini. Pembunuhan-pembunuhan yang sadis dan berdarah dingin terjadi dimana-mana. Penyihir yang tak ragu-ragu memotong kepala anak-anak dan mengawetkannya digambarkan sangat gamblang. Dan dimana-mana akan ditemui para serigala yang tak ragu mengoyak-ngoyak tubuh mangsa, Pria Bungkuk yang juga sangat sadis memperlakukan korban-korbannya....

Tapi asik juga, membaca dongeng-dongeng yang familiar, dicampur aduk dan dibumbui dengan berbagai hal yang tak biasa. Si Putri Salju yang sudah menjadi sangat gemuk ternyata sangat kejam, sampai-sampai para kurcaci yang ternyata menjadi penganut aliran komunis, ingin meracuninya. Lalu juga si Tudung Merah yang ternyata mengejar-ngejar si serigala, Putri Tidur yang ternyata menghabisi semua ksatria yang datang untuk menyelamatkannya....

Jadi baca aja sendiri, heheheh!

0 comments:

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP