THE DIET
Judul : THE DIET
Pengarang : Edita Kaye, 2005
Penerjemah : Cahya Wiratama
Penerbit : C| Publishing (PT Bentang Pustaka), Yogyakarta, Februari 2007
Tebal : x + 256 halaman ; 13 x 20,5 cm
Cate yang baru berusia dua belas tahun menyaksikan tubuh ibunya yang tergeletak tak bernyawa diantara remah-remah makanan yang bertebaran. Tubuh sang ibu yang luar biasa gemuk, dan menjadi bahan tertawaan para lelaki yang datang bersama ambulans untuk membawa ibunya itu. Berdua dengan adiknya Sam yang masih berumur lima tahun, mereka bertekad : Aku tidak akan pernah gemuk.
Kedua anak yatim piatu itu hidup berpindah-pindah panti asuhan dan orang tua asuh, hingga di usia remajanya, Cate bertemu Charles, anak yatim piatu lain, dan menikah dalam usia muda. Charles yang ternyata seorang lelaki yang entah bagaimana, selalu gagal dalam segala hal yang dilakukannya. Kehidupan pasangan muda itu awalnya terasa sangat berat, ditambah lagi Cate yang selalu menjadi ibu bagi adiknya Sam.
Hingga suatu hari Cate bertemu Josh, pemilik The River Hills Record, yang kemudian menjadi bos-nya, dan menjadi teman terbaiknya. Josh juga yang awalnya menyadari bakat Cate yang luar biasa dalam memasak, dan membantunya membangun Cate Cookery, tempat kursus masak. Cate kini punya segalanya, karir yang bagus, tubuh yang langsing, suami yang dicintainya, yang saat itu juga punya pekerjaan yang lumayan. Lalu kabar bahagia datang, dia hamil, tapi saat itu segalanya berubah. Tiba-tiba Charlie lagi-lagi pulang dengan membawa kegagalan, dan pertengkaran membuat Cate mencicipi kue yang dibuatnya, sesuatu yang sebelumnya tak pernah dilakukannya.
Sejak itulah, Cate mulai kecanduan makanan, menjadi semakin gemuk hari demi hari. Hingga dia harus kehilangan bayi laki-laki yang dikandungnya, dan bayi perempuan kembarannya juga dilahirkan dalam kondisi kritis. Semua akibat kegemukan. Charlie pun meninggalkannya, membawa serta bayi perempuannya.
Kini Cate sendirian, dan saat tak tahan lagi, dia memutuskan untuk bunuh diri dengan cara makan sampai mati kekenyangan. Tapi disaat itu, Cate menemukan pula The Diet. Cara menurunkan berat badan paling efektif yang pernah ada. Dia mulai menjalani The Diet, yang membuatnya bisa tetap makan sepanjang hari, tapi berat badannya turun drastis.
Buku ini sudah lumayan lama aku beli, tapi masih tergeletak tak dibaca, hingga saat aku sudah hampir menghabiskan semua buku yang diperoleh tahun ini. Ingin baca yang ringan, aku memutuskan untuk mulai melirik buku ini.
Secara keseluruhan, lumayanlah buat hiburan, ringan dan tak membuat kening berkerut. Bagi yang suka makan-makan, tentu senang melihat berbagai makanan digambarkan lembar demi lembar. Setiap bab pasti ada menyebutkan makanan, bahkan pada saat Cate sudah menemukan The Diet itu, isinya juga makanan melulu.
Seru juga waktu di bagian Cate mulai menyusun rencana untuk mengatur dietnya, sayangnya ada yang membuat aku merasa agak kurang sreg juga, apa ya orang bisa turun berat badannya 3 setengah kilo dalam satu malam? rasanya dilebih-lebihkan sih. Terus yah, karakter suaminya itu menyebalkan sih, hehehehe, gak bantu apa-apa, trus taunya cuma marah-marah waktu istrinya makan banyak.
Yang bikin buku ini gampang dibaca mungkin karena banyak bab-bab pendek, yang kadang hanya 1-2 halaman saja. Jadi alurnya terasa kencang. Hm tapi duh, kog banyak tapinya yah? hehehe, waktu di bagian akhir, rasanya kog garing banget, hihihihihi.
0 comments:
Post a Comment