The Count of Monte Cristo - Akhirnya Selesai
Judul : The Count of Monte Cristo
Penulis : Alexandre Dumas
Edisi Wordsworth Edition Limited, 1997
(tambahan notes dan kata pengantar oleh Keith Wren 2002)
Tebal : xix + 894 halaman; 12,5 x 20 cm
Jadi, ahirnya perjuangan menaklukkan buku ini pun berakhir. Seperti pernah diceritakan di sini, buku ini menjadi tantanganku tahun 2011 ini. Syukurlah, aku berhasil menyelesaikannya, walau harus memakan waktu setahun hahahahahahaha.....
Yah, dulu sekali, waktu masih SD, aku pertama kali berkenalan dengan tokoh bangsawan Monte Cristo ini di rumah tanteku. Bukunya sih waktu itu terbitan Pustaka Jaya kalau tidak salah, yang warnanya hitam, untuk ukuranku yang waktu itu masih SD sih udah cukup tebal huahahaha. Tapi sekarang kalau kuliat sih, yah biasa aja, yang pasti ternyata buku itu yah edisi abridged, yang sudah dibuat lebih ringkas dari buku aslinya.
Belakangan juga terbit lagi, oleh Penerbit Bentang, tapi kayaknya ini juga edisi abridged ya? Gak tau sih karena gak baca hihihihi, cuma kalau melihat jumlah halamannya, sepertinya gak mungkin ini versi utuh, mengingat buku aslinya dalam bahasa Prancis pun setelah dicari-cari, sekitar 900-an halaman, gak mungkin diterjemahkan jadi 568 halaman seperti yg diterbitkan Bentang itu :D. Oh yah, waktu menulis ini juga, sempat masuk ke beberapa website, danwaktu lihat ada audio booknya, ternyata dibacakan dalam bahasa Prancis, memakan waktu 51 jam 24 menit gitu... woooow, berarti kalau diikuti non-stop, perlu dua hari lebih untuk menyelesaikan mendengarnya ya hi hi hi
Jadi.... yang aku beli sih terjemahan bahasa Inggris, keluaran Wordsworth Classics, dan ada kata pengantar dari seseorang bernama Keith Wren dari University of Kent, dan di bagian belakang buku juga ada banyaaaak sekali catatan-catatan kecil yang beberapa menjelaskan kesalahan penerjemahan. Yah edisi ini memang menggunakan versi terjemahan bahasa Inggris yang tidak diketahui siapa penerjemahnya, tetapi memang sudah ditemukan terbit sejak abad ke sembilan belas.
Oke, sekarang kayaknya udah bisa nih, masuk ke cerita singkat buku ini. Jadi, pada tahun 1815, cerita ini dimulai, waktu Edmond Dantes, seorang pemuda bermasa depan cerah, kembali ke Marsailles dari perjalanannya membawa kapal barang milik seorang saudagar kapal, M. Morrel. Dan karena rasa iri hati seorang koleganya, dan seorang pria yang menjadi saingannya merebut hati seorang gadis, dan tetangganya yang juga punya sifat jelek, Dantes pun dijebak dengan tuduhan pengkhianatan kepada raja Prancis, karena membawa surat untuk seseorang di Paris, dari Napoleon Bonaparte, yang waktu itu sedang diasingkan. Karena itu, Dantes pun akhirnya dipenjara. Belasan tahun dia terjebak dalam penjara di Chateu D'If, di mana dia bertemu seorang rahib bernama Faria. Rahib yang ternyata memiliki rahasia tentang harta yang luar biasa banyaknya, yang tersimpan di sebuah gua di pulau Monte Cristo.
Rahib Faria juga yang banyak mendidik Dantes selama di penjara tersebut. Dan kesempatan Dantes keluar dari penjara datang pada saat Faria akhirnya meninggal akibat serangan penyakitnya. Cerita terus berlangsung, setelah 10 tahun sejak dia berhasil lari dari penjara, Dantes yang kemudian mengubah namanya menjadi Count of Monte Cristo, datang ke Paris. Paris, kota tempat semua orang-orang yang membuat Dantes harus menghabiskan 14 tahun di penjara, membuatnya kehilangan tunangannya, dan tak lagi bisa menemukan kubur ayahnya.
Selama beberapa bulan di Paris, dengan kekayaan dan kecerdasannya, Dantes berhasil membalaskan dendamnya kepada semua orang yang membuatnya menderita.
Yaaa... kalau mau diceritakan sih, panjang banget dong, bayangin saja, itu buku dengan tulisan kayak semut gitu tebalnya 875 halaman (yg 20-an halaman sisanya isinya itu catatan-catatan tentang kesalahan penerjemahan atau pun beberapa keterangan tentang istilah atau tokoh yang disebutkan dalam novel ini).
Buku ini sih banyak sekali detil-detil yang bisa dibahas, dari mulai mata uang, latar belakang sejarah pada masa kejadian, lalu juga sistem peradilan, gaya hidup kaum elit di Paris, yah hal-hal seperti itu. Kayaknya memang kalau mau dibahas, bisa gak habis-habis hehehehe. Lalu juga asik banget kog menikmati intrik-intrik terselubung yang dibuat oleh sang Count untuk membuka kesalahan-kesalahan masa lalu orang-orang yang menjeremuskannya ke penjara itu. Yang keren itu, di buku ini gak diceritakan secara langsung bagaimana sang Count mengatur seluruh skenario, sehingga dendamnya terbalas. Kita diajak juga berimajinasi, apa saja yang dilakukan sang Count untuk mendapatkan keinginannya. Keren dah pokoknya. Rasanya emang sayang banget kalau cerita sebagus ini terlewatkan :)
Yah kalau masih sanggup, suatu saat aku masih mau mengulangi lagi baca buku ini :D Cuma mungkin terpaksa beli buku baru, karena yang ini udah jelek banget, karena udah kelamaan dibaca, sampe sampulnya udah lecek, dan bagian depannya jg jilidannya udah mulai ada yg terbuka hi hi hi, gak tahu bisa bertahan dibaca sekali lagi gak yah? :D