Monday, March 12, 2007

The Land of Elyon : Lembah Berduri



Judul : Land of Elyon - Lembah Berduri (Beyond the Valley of Thorns)
Pengarang : Patrick Carman, 2005
Penerjemah : Widati Utami
Penerbit : Little K (Mizan Group), Juli 2006
Tebal : 308 halaman; 19 x 12,5 cm

Setahun sudah berlalu sejak kematian Walvord. Tahun ini, seperti biasa, Alexa ikut dengan ayahnya ke Bridewell. Kini tembok-tembok sudah dihancurkan, namun anehnya, sekarang Alexa merasa kehilangan rasa aman dalam perlindungan tembok. Perasaan yang benar-benar berbeda dengan setahun yang lalu, waktu itu dia merasa dipenjara oleh tembok-tembok itu.

Alexa tak lagi bisa berbicara dengan hewan. Jocastanya kini sudah redup. Tiba di Bridewell, Alexa langsung ke perpustakaan. Dan ternyata, dia sudah ditunggu oleh Yipes, yang membawa sepucuk surat. Surat dari Walvord.

Kejutan yang luar biasa. Ternyata Walvord sudah menitipkan surat itu kepada Yipes sebelum dia meninggal, dengan pesan untuk disampaikan kepada Alexa setahun setelah kematiannya. Pesan itu menyuruh Alexa segera meninggalkan Bridewell, ke sebuah gua rahasia, dimana ada pesan lain yang ditinggalkan oleh Walvord.

Alexa pun memulai lagi petualangannya. Ternyata di gua itu sudah menunggu John Christopher, seorang bekas narapidana. John ternyata menyimpan pesan juga dari Walvord, ada sebuah batu Jocasta terakhir, yang ditujukan untuk Alexa. Berkat Jocasta itu, kini Alexa bisa lagi berbicara dengan para hewan.

Namun ternyata mereka ditugaskan untuk melakukan sesuatu yang sangat tak terduga. Rombongan yang aneh, yang terdiri dari Alexa, John Christopher, Yipes dan Squire elangnya, Odessa istri Darius si serigala, dan Murphy si tupai hiperaktif. Alexa awalnya bingung, karena mereka hanya tahu kalau setelah menemukan Jocasta terakhir itu, mereka harus pergi, tapi tak tahu harus kemana. Namun sewaktu mereka berlindung, mereka menemukan surat dari Walvord, berisi cerita aneh tentang kota Castalia, para raksasa, Grindall anak buah Abaddon si iblis penguasa pikiran, dan dua orang gadis, Catherine dan Laura.

Sekarang mereka tahu, kalau mereka harus membebaskan Catherine, yang ternyata adalah Renny Walvord, istri Walvord, si pengukir Jocasta. Catherine yang kini ditawan oleh Grindall di ruang bawah tanah di kastilnya di Castalia. Perjalanan yang sangat berbahaya harus ditempuh rombongan itu. Di dekat Lembah Berduri, mereka bertemu Armon, raksasa terakhir yang masih belum dicuci otak oleh kawanan hitam, gerombolan kelelawar.

Bersama-sama Armon, juga para anjing liar penghuni kota Anjing, dan penduduk Castilia yang sangat membenci Grindall, Alexa dan rombongannya, berjuang menghadapi para raksasa. Kecerdikan mereka akhirnya berhasil mengalahkan sebagian besar raksasa yang sudah menjadi jahat itu. Namun bagaiman dengan Grindall, dan di mana Catherine.

Ini buku kedua dari seri Land of Elyon. Masih menyambung kisah petualangan Alexa dan para hewan. Cerita petualangannya makin seru. Fantasinya juga tetapi asik. Ada karakter-karakter baru yang ditemui dalam buku ini.

Sebenarnya ada lanjutannya lagi di buku ketiga, Kota Kesepuluh. Karena Alexa masih harus menghadapi Abaddon si iblis, dan apakah Elyon akan kembali ke negeri Elyon. Tapi kayaknya sampai sekarang belum ada yah? hehehehe

Buku ini juga aku sudah lama sekali simpan di lemari, karena waktu beli, gak punya buku pertamanya, jadi disimpan dulu sampai ketemu buku pertamanya. Tapi waktu udah dapat buku pertamanya, karena waktu itu juga punya banyak banget buku baru, jadi ketinggalan deh, hehehe. Tapi ternyata waktu baca, aduh, aku nyesal, kenapa gak dari kemaren-kemaren bacanya. Ternyata ceritanya bagus.

Patrick Carman sendiri awalnya membuat cerita ini sebagai cerita mingguan untuk anak-anaknya.

0 comments:

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP