The Highest Tide
Judul : The Highest Tide (Pasang Laut)
Pengarang : Jim Lynch (c) 2005
Penerjemah : Arif Subiyanto
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, Desember 2006
Tebal : 328 halaman; 20 x 13,5 cm
Miles O'Malley bertubuh kecil untuk ukuran anak seumurnya. Ukuran tubuhnya juga menjadi sesuatu yang diributkan oleh ayahnya, yang setiap bulan dengan penuh harap mengukur tinggi badan Miles. Selain kecil, Miles punya keunikan lain. Dia menyukai laut dan kehidupan di dalamnya.
Tokoh idolanya adalah Rachel Carson, seorang ahli biologi kelautan. Miles bahkan menghafal banyak kutipan dari buku yang ditulis Carson tersebut. Dan Miles juga suka pergi ke pantai, melihat, mengamati, dan juga mengutip jika ada mahkluk-makhluk laut yang bisa dijualnya ke pengusaha akuarium di sekitar situ, ataupun ke rumah makan.
Di mata Miles, perairan Puget Sound tak ada habisnya. Mahkluk-mahkluk yang tak pernah diperhatikan orang lain menjadi begitu memikat bagi Miles. Dia hafal semua kebiasaan mahkluk-mahkluk tersebut.
Bahkan di malam hari, Miles sering berkelana sendirian di perairan itu. Hingga suatu malam, waktu dia seperti biasa berkeliling di area itu, tiba-tiba dia mendengar suara aneh, seperti dengusan, dan ketika dia mendekati asal suara itu, sebuah kejutan menantinya. Seekor cumi-cumi raksasa, dengan mata sebesar ban mobil. Penemuan itu membuat perairan Puget Sound segera dipenuhi media.
Tapi tak hanya sampai di situ. Penemuan-penemuan mahkluk laut dan benda-benda aneh lainnya terus terjadi. Seekor ikan ragfish, ikan laut dalam yang tak pernah terlihat sebelumnya di laut dangkal, juga ditemukan terdampar, dengan bekas-bekas luka yang identik dengan pola pada tentakel cumi-cumi raksasa yang ditemukan sebelumnya. Sebuah papan nama dari Jepang. Kepiting pembunuh. Rumput laut penyerang.
Semua itu membuat Miles semakin dikenal. Sebuah perkumpulan spiritual memujanya. Media terus memberitakan tentang dirinya dan penemuan-penemuannya.
Miles juga punya teman seorang wanita tua, Florence. Florence memberitahu Miles akan terjadi pasang tertinggi pada tanggal 8 September, padahal Miles tahu sekali, kalau tanggal itu justru ketinggian pasang berada pada titik terendah.
Akankah ramalan Florence tua itu menjadi kenyataan? Apa yang ingin diberitahu oleh bumi kepada manusia?
Aku suka karakter Miles, anak yang dianggap aneh, tapi sebenarnya sangat cerdas. Terkadang geli membaca keheranan Miles melihat tingkah teman-temannya yang sedang dalam masa pubertas. Miles sendiri, walau terlihat aneh karena lebih menyukai tenggelam dalam kehidupan mahluk-mahluk laut, bukan seorang anak tak normal. Dia juga diam-diam menyukai putri tetangganya, Angie Stegner, yang lebih tua 4 tahun dari dirinya, seorang gadis urakan dan penderita gangguan kepribadian.
Aku juga suka penjelasan tentang kehidupan laut, menarik! Dan sempat penasaran juga, menduga-duga, kira-kira apa hubungan antara penemuan-penemuan Miles dengan ramalan Florence.
Cuma komentar iseng : baru nyadar, kalo Kraken itu ternyata cumi-cumi raksasa yah? aku tahunya kraken itu dianggap sebagai pelindung laut (waktu baca bukunya Eva Ibbotson, di Monster Mission tuh). -- asal abis baca buku ini jangan ngidam cumi-cumi bakar *lirik kiri kanan*
0 comments:
Post a Comment