Monday, March 12, 2007

The Land of Elyon : Bukit-Bukit Kelam




Judul : The Land of Elyon - Bukit-Bukit Kelam (The Dark Hills Divide)
Pengarang : Patrick Carman (c) 2005
Penerjemah : Femmy Syahrani
Penerbit : Little K (Mizan Group) - Maret 2006
Tebal : 328 halaman; 19 x 12,5 cm

Di Negeri Elyon, ada empat kota yang terhubung oleh tembok-tembok pelindung, Turlock, Lathbury, Lunenburg, dan Bridewell yang terletak ditengah-tengah ketiga kota lainnya.

Keempat kota itu juga terlindung oleh tembok pembatas, yang memisahkan wilayah kota dengan hutan dan sungai. Tembok itu awalnya dibangun oleh Thomas Warvold, salah seorang petinggi di Bridewell.

Alexa Daley bersama ayahnya, pemimpin kota Lathbury datang ke Bridewell, seperti yang biasa mereka lakukan setiap musim panas. Namun kunjungan kali itu ternyata tidak seperti biasa, pada hari itu, Alexa diajak Walvord berjalan-jalan, yang ternyata menjadi awal petualangan aneh yang akan dialami Alexa. Dalam perjalanan mereka, tiba-tiba Walvord meninggal. Sebelum meninggal, Walvord sempat menceritakan sebuah cerita tentang orang buta dan gajah, dan tentang kunci. Alexa dalam kebingungannya, mengambil kunci kecil yang disimpan Walvord.

Kunci itu ternyata membuka jalan rahasia, di ruang perpustakaan, tepat di belakang kursi di sudut favorit Alexa. Alexa pun memasuki lorong itu, dan ternyata berujung ke luar tembok yang mengelilingi Bridewell.

Di ujung lorong, seorang lelaki bertubuh sangat mungil sudah menunggunya, dan akhirnya membawa Alexa ke sebuah tempat, dimana dia mendapatkan sebuah batu istimewa, salah satu Jocasta, yang membuatnya bisa berbicara dengan para hewan.

Setelah itu, Yipes, lelaki kecil itu, membawa Alexa bertemu Darius, yang kemudian membawanya ke tempat Alexa bisa masuk ke salah satu terowongan. Di ujungnya, ternyata ada sebuah ruangan, dan Alexa melihat seorang lelaki dengan cap N, Narapidana di keningnya, dan mendengar potongan-potongan percakapan tentang penyerbuan ke Bridewell.

Setelah itu, Alexa dibawa ke pertemuan dewan hutan, yang dipimpin sang beruang Ander. Di situ Alexa mengetahui bagaimana tembok yang dibangun Warvold untuk melindungi kota ternyata membawa akibat yang menyedihkan bagi para hewan. Banyak diantara mereka yang terpisah dari keluarganya, karena tembok dibangun sewaktu mereka pergi berburu, sehingga mereka tak bisa kembali ke tempat asalnya. Di situ juga Alexa diperingatkan tentang adanya pengkhianat di dalam Bridewell, yang dipanggil Sebastian, yang sedang mengorganisir para narapidana di Bukit-Bukit Kelam untuk menyerbu Bridewell.

Cerita fantasi yang menarik. Tokohnya seorang gadis kecil berusia duabelas tahun, kutubuku, dan suka menghabiskan waktunya di perpustakaan. Alexa juga seorang gadis yang penuh rasa ingin tahu, cerdas, dan kadang sering tak perduli dengan peraturan.

Lalu ada lagi tokoh Grayson, sang penanggung jawab perpustakaan yang ahli memperbaiki buku (jadi teringat pada Mo, ayah Meggi di cerita Inkheart/Inkspell, yang kerjanya memperbaiki buku-buku tua). Lalu ada juga buku tua yang ternyata menyimpan rahasia.

Jenis buku yang aku suka, karena ada fantasinya, ada misteri, terus ada kutubukunya, perpustakaan....

Cerita disampaikan oleh Alexa sebagai narator. Semua kejadian dipandang melalui mata Alexa. Ada sedikit cerita tentang permainan catur, tapi karena aku gak ngerti catur sama sekali, jadinya aku lewatin aja, hahahaha,

Lalu tokoh-tokohnya juga menarik, bahkan sedikit mengejutkan, karena hingga di akhir cerita agak sulit menebak siapa sebenarnya Sebastian. Dan juga asik juga mengikuti Alexa berusaha memecahkan misteri melalui petunjuk-petunjuk yang ditinggalkan Walvord dengan ceritanya dan ukiran-ukiran istri Walvord pada Jocasta-Jocasta.

[Sebenarnya buku ini sudah cukup lama pengen aku baca, cuma sebel, karena buku pertamanya (buku ini) gak pernah ada di toko buku di Medan, terus pernah coba pesan online, pas gak ada stock, hiks.. hiks.. Namun akhirnya kemaren waktu jalan-jalan, berhasil juga beli, hehehe, malah gratisan, dibeliin ama Umay sih, hehehehe]

0 comments:

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP