Sunday, April 03, 2011

Kisah Kehidupan di Padang-padang Keemasan




KISAH KEHIDUPAN DI PADANG-PADANG KEEMASAN
(THE STORY OF LIFE ON THE GOLDEN FIELDS)
oleh Kim Dong Hwa (c) 2003)
Penerjemah : Rosi L. Simamora
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2010

Volume 1 - Warna Tanah, 319 halaman, 17 x 24cm
Volume 2 - Warna Air, 318 halaman, 17 x 24cm
Volume 3 - Warna Langit, 322 halaman, 17 x 24cm

Kalau ke toko buku, lalu lihat ketiga novel grafis ini, pasti pengen lihat, karena memang, tampilan kemasannya itu menarik, buatku malah menggemaskan :D dengan warna-warna lembut, dan gambarnya juga gak terlalu ramai.

Dalam kata pengantarnya di awal jilid pertama, Kim Dong Hwa menuliskan kalau buku ini adalah cerita-cerita dari masa muda sang ibu.

Ceritanya ternyata tentang kisah seorang anak perempuan bernama Ehwa, yang tinggal bersama ibunya yang sudah janda, dan memiliki warung minum. Cerita dimulai dari Ehwa kecil, yang baru mulai mengenal perbedaan laki-laki dan perempuan. Di awal lumayan lucu sih, karena Ehwa masih bingung waktu temannya yang anak laki-laki mengatakan kalau dia cacat karena tidak punya 'burung'. Sang ibu dengan sabar dan lembut menjelaskan dengan caranya yang khas mengenai tubuh perempuan dan laki-laki.

Di jilid pertama yang diberi judul Warna Tanah, diceritakan tentang Ehwa yang masih kecil sampai menjelang remaja, saat dia mulai mengalami cinta pertamanya, dengan seorang biksu kecil dari kuil dekat desanya. Juga ibunya yang jatuh cinta dengan seorang pelukis keliling, yang hanya singgah sesekali ke rumah mereka. Lalu Ehwa juga bertemu dengan tuan muda anak pemilik kebun buah, dan hatinya pun tergoda juga.

Warna Air bercerita tentang Ehwa yang sudah remaja, dan bertemu dengan Duksam, pemuda yang bekerja pada seorang petani di desa tetangga. Di sini diceritakan tentang Ehwa yang mulai mengenal cinta dengan lebih serius, hubungan antara perempuan dan laki-laki yang mulai diwarnai dengan kontak fisik, bukan hanya sekedar saling lihat dan sekedar bicara malu-malu. Tetapi majikan Duksam, si petani tua yang mata keranjang, membuat hubungan mereka menjadi rumit. Duksam yang marah merusak rumah majikannya, sehingga dia harus melarikan diri karena dikejar-kejar majikan yang marah.

Warna Langit merupakan jilid terakhir dari trilogi ini, berkisah tentang Ehwa yang menunggu Duksam yang bekerja sebagai pelaut, mengumpulkan uang untuk bisa menikah dengannya. Yah, tentunya di akhir cerita, pernikahan pun berlangsung, dan juga hubungan ibunya dengan si pelukis keliling pun menjadi jelas akhirnya.

Secara keseluruhan, ceritanya sederhana tapi menarik. Gaya penceritaannya juga enak diikuti, karena mengalir terus. Hanya saja, kadang pikiran-pikiran para tokohnya dan juga beberapa dialog dituliskan dengan sangat puitis. Cantik sih, tapi aku sih kurang suka dengan gaya yang seperti itu, hehehehe. Cocok kog dengan gambar-gambar cantik yang dibuat Kim Dong Hwa dalam seri ini. Yang paling aku suka sih detil-detil pakaian dan pemandangannya. Cantiiiiiiikk...... untuk ini aku mengakui aku suka sekali. Tapi dari gambar-gambar itu, aku kurang suka gambar muka orangnya hihihihihihi, kerasa aneh aja. Tapi kalau dilihat lebih lama, bagus juga kog, hihihi, ntah gimana, bisa kerasa garis-garis wajah Korea-nya.

Di beberapa bagian sih lucu juga, hehehe, kayak di bagian awal, waktu Ehwa ketemu teman-teman cowoknya dan diajakin lomba pipis, hahahaha, trus juga main kawin-kawinan dengan teman-teman perempuannya. Dan waktu mereka remaja, temannya juga yang mengajari Ehwa banyak hal tentang seks. Oh yah, novel grafis ini memang banyak membahas tentang seks, tapi dengan cara yang manis :)

Walau cukup mahal, yah layak kog untuk dijadiin koleksi, dibaca ulang juga mau kog aku :)

8 comments:

Aleetha 4/04/2011 07:46:00 AM  

Aku baru baca yang Warna Tanah.
Ehwa tuh lucu banget yah. hahaha.
Baru rencana mau beli bulan ini buku 2 dan 3

eh ini ngga di cross posting di blog Pelahap Buku?

fica 4/21/2011 04:25:00 PM  

iya,pertama lihat buku ini...lucu!!! pengen beli...covernya tuh indonesia yang buat ya?

Duma 4/21/2011 08:52:00 PM  

@Ally : hihihi kemaren lupa tuh cross posting (doh) eh kalau mau sih silahkan di cross post-kan jg gapapa kog :D maap yaaaa hehehe

Duma 4/21/2011 08:52:00 PM  

@miss bibliophile :

cover sih masih pakai cover aslinya itu

leny valenia 5/21/2011 10:34:00 AM  

salah satu temenku juga memiliki buku ini ,,hahha,,tapi saya belum sempet buat minjem bacanya ,, :D

Duma 5/23/2011 02:53:00 PM  

hehehe, beli jg direkomendasi kog @L3ny, soalnya emang cantik, kalau males bacanya pun, enak buat dilihat2 hehehe

Tiara Putri 5/29/2011 07:02:00 PM  

pengen ... tapi mahal :(
liat sekilas emang lucu hhihhi
salam kenal mbak ^^ *sebenernya silent reader udah lama baru kali ini komentar hhehhe*

Duma 5/29/2011 07:45:00 PM  

hehe, yah emang mahal sih, waktu itu jg belinya setelah berkali2 ditimang-timang tiap kali ke toko wekekekeke

silahkan aja mampir dan baca2 :)

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP