Wednesday, July 02, 2008

I AM MESSENGER



Judul : I Am The Messenger
Pengarang : Markus Zusak
Penerbit : Borzoi Book Published by Alfred A. Knopf, 2006
Tebal : 357 halaman ; 13 x 20,5 cm

Suatu siang di sebuah bank, Ed Kennedy yang selalu sial, terjebak dalam peristiwa perampokan. Tapi si perampok bernasib sial juga. Saat berusaha melarikan diri, ternyata dia sudah ditinggalkan temannya yang membawa mobil. Lalu dia berusaha kabur dengan menggunakan mobil butut milik teman Ed, Marv, yang diparkir di depan bank.
Waktu hendak masuk ke mobil, pistolnya terjatuh.

Entah apa yang mendorong Ed melakukan perbuatan itu. Saat si perampok berusaha menghidupkan mobil jelek itu, Ed bangkit keluar dari bank menuju si perampok, mengambil pistol yang terjatuh di trotoar, dan menodongkannya ke perampok itu. Lalu polisi datang, dan selesailah drama perampokan itu.

Tapi bagi Ed, peristiwa itu ternyata adalah awal dari perubahan atas kehidupannya yang selama ini sangat datar dan membosankan. Ed seorang supir taxi yang sebenarnya belum cukup umur untuk pekerjaan itu, yang didapatkannya dengan memalsukan tahun kelahirannya. Di keluarganya, Ed seperti kambing hitam. Adiknya Tommy seorang calon pengacara. Kedua saudara perempuannya hidup baik-baik saja. Ayahnya baru meninggal enam bulan yang lalu, dan itu membuatnya mendapatkan The Doorman, anjing tua milik keluarga mereka.

Saat ini Ed tinggal sendiri di rumah petak kecil, sekarang bersama The Doorman yang selalu berbau busuk tak peduli seberapa sering dia dimandikan. The Doorman juga seekor anjing pecandu kopi, dan tak pernah mau bergerak dari tempatnya tidur seharian di depan pintu, yang membuatnya mendapatkan namanya.

Itulah Ed selama ini, hingga hari perampokan itu terjadi.

Tak lama setelah hari aneh itu, di kotak posnya, Ed menemukan selembar kartu remi, bergambar As Wajik, berisi tiga alamat, dan tiga waktu di tiap alamat. Entah apa maksudnya. Itu adalah kartu pertama yang diterimanya. Apa maksudnya kartu itu dikirimkan kepadanya. Tak jelas siapa pengirimnya. Mulanya dia mengira salah seorang rekannya sedang menggodanya. Tapi tak mungkin, tak seorang pun diantara mereka cukup cerdas untuk melakukan sesuatu seperti itu. Yang paling cerdas, juga tak punya modus untuk melakukannya, dan dia adalah seorang wanita, yang diam-diam dicintai oleh Ed.

Beberapa hari Ed bingung memandangi kartu tersebut, namun sesuatu membuatnya yakin, ada yang harus dia lakukan. Mulailah dia mendatangi alamat-alamat tersebut pada waktu-waktu yang dituliskan di kartu itu. Apa yang ditemukannya ternyata membuatnya memahami, apa yang diinginkan oleh si pengirim kartu. Ada pesan yang harus dia sampaikan kepada orang-orang di rumah itu. Dia adalah si pembawa pesan, The Messenger.

Kartu-kartu berikutnya datang, setelah ntah bagaimana, si pengirim pesan berhasil mengetahui bahwa tugas Ed sudah berhasil dilaksanakan, pesan sudah disampaikan.

Siapa sebenarnya pengirim kartu itu, dan mengapa Ed yang dipilih?

Terus terang, buku ini aku pilih waktu membelinya, karena si pengarang Markus Zusak. The Book Thief yang berhasil membuatku merasa ikut depresi selama membacanya itu membuatku terkesan, dan waktu melihat buku I Am The Messenger ini, yah aku jadi pengen tahu.

Untungnya, buku ini tak membuat kita depresi, walau kali ini tokohnya adalah seorang laki-laki yang sedang beranjak dewasa, di usia 18 tahun, seorang pecundang. Tapi ternyata, seiring cerita berjalan, Ed bukanlah seorang pecundang. Dia menjadi seperti itu karena berbagai hal, yang ternyata masih bisa diperbaiki. Perlahan-lahan, kita ikut bersama Ed, menyadari, banyak hal kecil yang sebenarnya membuatnya menjadi orang yang lebih baik, orang yang berguna, dan orang yang layak mencintai dan dicintai.

Hal-hal kecil juga akan membuat kita tersenyum-senyum sendiri, geli, terutama saat Ed menggambarkan kehidupannya yang sederhana, anjingnya yang konyol, dan kelakuan teman-temannya yang tampaknya aneh. Tapi di balik semua itu, masing-masing menyimpan rahasia, dan Ed harus membawa pesan kepada mereka, sama seperti kepada orang-orang yang tak dikenalnya.


0 comments:

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP