Bartimaeus 3 : Gerbang Ptolemy
Judul : Ptolemy's Gate (Gerbang Ptolemy)
Pengarang : Jonathan Stroud, 2005
Penerjemah : Poppy Damayanti Chusfani
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, September 2007
Tebal : 576 halaman; 20 x 13,5 cm
Waktu terus berjalan, sudah 3 tahun lagi berlalu di London. Nathaniel, atau yang selalu dikenal sebagai Mr John Mandrake, sudah menjadi seorang menteri dalam kabinet Kerajaan, dalam usianya yang masih sangat muda, 17 tahun. Kini dia seorang pemuda dengan kekuasaan, memiliki beberapa pelayan mahluk halus dengan tingkatan yang tak bisa diremehkan.
Sementara itu, Bartimaeus, sudah bertahun-tahun ini tidak dikembalikan Nathaniel ke Dunia Lain. Akibatnya, kekuatan Bartimaeus sangat lemah sekarang. Dia tak mampu lagi melakukan tugas-tugasnya. Bahkan, di tugas terakhir melawan sekelompok demon, Bartimaeus malah tertimpa sebuah toilet dan tak mampu bergerak.
Begitu pun, Nathaniel masih juga memberikan sebuah tugas, sebelum mengijinkannya kembali ke Dunia Lain untuk memulihkan energi. Saat ini, Nathaniel sedang menghadapi tugas membuat kampanye pembenaran penyerangan Inggris ke benua Amerika. Dia harus membuat slogan-slogan agar berhasil mengumpulkan para 'commoner' untuk dikirim ke seberang lautan. Tapi, saat itu, banyak juga terjadi keributan di mana-mana. Demonstrasi, aksi mogok, dan penyerangan-penyerangan.
Lalu Kitty.... setelah berhasil melarikan diri, dan disangka mati, kini dia hidup dengan identitas baru. Nasib memang sungguh aneh. Kitty kini bekerja sebagai pelayan di sebuah kedai minum, tempat para commoner sering berdiskusi untuk membahas bagaimana aksi untuk menjatuhkan para penyihir. Selain itu dia juga sekarang bekerja sebagai asisten seorang penyihir yang kurang terkenal, penyihir tua yang sangat mencintai buku-buku. Di sinilah Kitty akhirnya belajar banyak tentang sihir.
Lemahnya kondisi tubuh Bartimaeus menyebabkan dia sulit melakukan tugasnya, dan bahkan, saat disuruh memata-matai seorang penyihir, yang diduga terlibat dalam suatu usaha pemberontakan, dia malah mempermalukan Nathaniel di akhir tugasnya.
Ternyata, sebuah rencana mengerikan sedang disusun. Sebuah kudeta, yang dilakukan oleh sahabat Perdana Menteri sendiri. Diam-diam, Mr Makepeace berhasil melakukan sebuah percobaan sihir yang tak pernah dilakukan sebelumnya. Sesosok demon, Faquarl, salah satu musuh Bartimaeus, kini berdiam dalam seorang manusia. Berkat itu dia tak kehilangan kekuatannya, walau dia harus tinggal lama di dunia ini.
Dalam sebuah pementasan, kudeta tersebut terjadi. Semua petinggi kerajaan ditawan, termasuk Nathaniel, yang saat itu juga sedang bersama-sama Kitty. Kitty sendiri diam-diam sudah mempelajari banyak hal tentang Bartimaeus, termasuk juga siapa sosok anak lelaki bertampang eksotis yang sering digunakan Bartimaeus. Dialah Ptolemy, si penyihir muda dari Mesir kuno, yang konon berhasil masuk ke Dunia Lain dan kembali lagi.
Rencana Mr Makepeace dan komplotannya sangat mengerikan, mereka memasukkan para demon ke tubuh mereka, dan juga tubuh para pejabat tersebut. Kekacauan terjadi! Kitty, Bartimaeus, dan Nathaniel, bertiga saja.... Mereka harus berjuang untuk mencegah agar rencana jahat tersebut tak boleh berhasil! Semua harus dimusnahkan!
Ini adalah buku terakhir dari Trilogi Bartimaeus, cerita tentang Nathaniel dan Bartimaeus sang Jin yang super sombong dan sengak. Seperti dalam buku-buku sebelumnya, kita masih akan menemukan berbagai komentar-komentar pedas dari Bartimaeus, baik itu tentang sesama demon, musuh-musuhnya, maupun tentang masternya.
Kita juga akan tahu lebih banyak kisah tentang Bartimaeus dan Ptolemy, apa yang membuat Ptolemy begitu istimewa baginya. Bahkan, di akhir, Kitty juga akan menggunakan pengetahuan dari Ptolemy tersebut untuk berusaha membantu mengatasi semua kekacauan itu.
Tapi, di sini, suasana terasa lebih suram dari kedua buku sebelumnya. Kondisi Bartimaeus yang tidak berada dalam kekuatan penuh, juga Nathaniel yang terus menerus menerima kritik dan kebencian dari orang-orang. Pemberontakan dan pengkhianatan. Inilah yang akan kita temui di sini.
Lalu, apakah ini akan menjadi cerita yang membuat depresi? Tentu tidak! Buku ini tetap seru kog, jangan khawatir, ha ha ha ha!
4 comments:
waaaa dah selesai :D -cepet banget sih, bo-
cari stroud yang lain gih, biar bisa pinjem ;p
weh, udah dari waktu libur lebaran kemarin ini dibaca Mina, hahaha, cuma baru mood menayangkan sekarang, hahahaha, yang mau ngantri tayang udah banyak, keenakan hibernasi kemaren hahahahahaha
Sudah aku duga, dalang yang memainkan "percobaan kudeta lovelace", dan "serbuan golem di London" adalah Makepeace! Ha! Belum baca Bo. Bener gak sih? Pengen baca, tapi In Cold Blood tidak bisa dilepas dulu. Bikin penasaran! Heheh
yah.... aku juga menduga sejak buku pertama, banyak clue nya kan sudah yang mengarah ke makepeace ^.^
Post a Comment