Monday, July 09, 2007

Middlesex


Judul : Middlesex (Pencarian Jati Diri Seorang Manusia Berkelamin Ganda)
Pengarang : Jeffrey Eugenides, 2002
Penerjemah : Berliani M. Nugrahani
Penerbit : Serambi, Juni 2007
Tebal : 810 halaman; 23 x 15 cm

Ini cerita tentang seorang manusia, terlahir sebagai Calliope Stephanides, seorang bayi perempuan yang manis, dan menjadi dewasa sebagai Cal Stephanides, seorang pria. Hermaphrodite, itu istilah yang sering dipergunakan, manusia berkelamin ganda.

Cal, menceritakan kisah hidupnya, dan asal-usul kelainan genetis yang dialaminya. Mutasi resesif kromosom kelima. Mutasi gen yang menyebabkan alat kelaminnya yang sejati tidak terbentuk sempurna. Kisah yang dilatari oleh pelarian kakek dan neneknya, Lefty dan Desdemona Stephanides. Kekisruhan akibat serangan pasukan Turki ke wilayah Yunani, menyebabkan mereka harus meninggalkan tanah kelahiran mereka, dan bermigrasi ke Amerika.

Di Amerika, mereka ditampung oleh sepupu mereka, Sourmelina Zizmo, si lesbian yang dinikahkan orangtuanya dengan pria asing di Amerika, karena tak ada pemuda di kampung mereka yang mau menikahinya karena reputasinya itu. Lefty, awalnya bekerja sebagai pegawai di pabrik mobil di Detroit, namun karena reputasi Jimmy Zizmo, iparnya, yang tak terlalu bersih, dia tak bisa bertahan lama. Akhirnya Lefty malah ikut Jimmy melakukan bisnisnya. Di masa-masa itulah, kedua keluarga ini akhirnya punya anak. Namun anehnya, Jimmy meninggal dalam kecelakaan, stress karena curiga dengan masa lalu istrinya, meninggalkan istrinya yang sedang mengandung. Namun mayatnya tak pernah ditemukan. Lefty dan Desdemona sendiri punya dua orang anak, Milton dan Zoe.

Sepeninggal Jimmy, Lefty membuka Zebra Room, tempat minum-minum. Anak-anaknya semakin dewasa, dan menikah. Dari Milton, lahirlah Calliope. Sewaktu Tessie, ibu Calliope, mengandung, Desdemona membuat ramalan bahwa bayinya laki-laki. Ramalan Desdemona, menggunakan sendok perak yang disimpannya di Kotak Ulat Sutra, selama ini terbukti akurat, kecuali pada kasus Calliope. Dia terlahir sebagai perempuan! Karena sang dokter yang sudah tua dan mulai rabun, tak terlalu teliti sewaktu memeriksa jenis kelaminnya pada waktu kelahirannya.

Dibesarkan sebagai perempuan, awalnya Calliope tak merasa ada yang salah dengan dirinya. Ayahnya, Milton, melanjutkan mengelola Zebra Room, mengubahnya menjadi restoran franchise hot dog, yang punya outlet di berbagai tempat. Perbaikan ekonomi keluarga membawa mereka pindah ke Middlesex, sebuah rumah berbentuk tak lazim, tempat Calliope tumbuh hingga remaja.

Sebagai remaja, keanehan mulai terlihat, tubuhnya tetap kurus, dan dia tak kunjung mendapat haid. Tapi dia berhasil menutupinya. Hanya saja, dia sendiri sudah mulai merasa ketertarikan pada teman sekelasnya. Hingga pada suatu liburan musim panas, saat berlibur bersama keluarga temannya ini, sebuah kecelakaan akhirnya mengungkapkan jati diri Calliope, yang selama ini tak diketahui siapa pun, bahkan dirinya sendiri.

Bersama ayah dan ibunya, dia harus terbang ke New York, bertemu dokter spesialis, dimana dia diputuskan harus menjalani operasi agar bisa hidup sebagai perempuan. Namun Calliope tak bisa menerima keputusan dokter dan orangtuanya itu.

Cerita ini disampaikan dari sudut pandang Calliope, yang saat bercerita, sudah berusia lebih 40 tahun, bekerja sebagai seorang pegawai departemen luar negeri, yang harus berpindah-pindah ke berbagai negara. Hidup sebagai seorang lelaki, namun tak pernah berani menjalani hubungan cinta yang serius, semua itu dikarenakan identitas kelaminnya yang membingungkan.

Incest, perdagangan gelap alkohol, penipuan, jatuh bangun bisnis, pengalaman-pengalaman seksual remaja, analisa medis, semua akan kita temui dalam novel setebal 800 halaman lebih ini. Tapi itu semua disajikan dengan kalimat-kalimat yang ringan dan terasa mengelitik, disana sini diselingi berbagai istilah yang sedikit ilmiah. Kita sering diajak kembali ke kisah hidup Cal Stephanides sebagai seorang dewasa, di antara kisah masa lalu keluarganya dari masa nenek dan kakeknya hingga ke ayah dan ibunya, kisahnya sendiri di masa kecil dan remaja.

Kita juga akan diajak menikmati cara hidup para migran Yunani, dimana kebiasaan-kebiasaan dari pulau asal mereka tetap mereka jalankan. Aroma kekeluargaan yang kental mewarnai kehidupan sosial mereka, juga segala mitos-mitos seputar kehidupan sehari-hari, dari kelahiran, perkawinan dan kematian. Lalu juga makanan-makanan yang beraroma minyak zaitun, sayur-sayuran dan ikan. Diet Yunani yang sehat. Mungkin inilah sebabnya orang Yunani seperti Yia-Yia berumur panjang. Sebuah cerita tiga generasi migran Yunani yang menyenangkan!

2 comments:

MMLubis 7/09/2007 11:29:00 AM  

horeeee ... tanggal 9 Juliiiiii hahaha

Duma 7/09/2007 11:28:00 PM  

yiha!
betul... betul...!!

Kita memilih tanggal yang oke banget, 9 Juli 2007! (pokoknya menurutku tanggal ini keren...!)

KArena : di tanggal ini, para pasien RSJ berhasil mewujudkan cita-cita (walau satu pasien perlu masuk ruang isolasi, disuntik dulu.... hi hi hi hi)

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP