Peter Dan Penangkap Bintang

Judul : PETER DAN PENANGKAP BINTANG (Peter and the Starcatchers)
Pengarang : Dave Barry & Ridley Pearson (2004)
Penerjemah : Maria Masniari Lubis
Penerbit : Qanita, April 2007
Tebal : 492 halaman; 19,5 x 13,5 cm
Buku ini bercerita tentang seorang anak yatim piatu, Peter (tanpa nama belakang), dan beberapa orang yatim piatu lainnya akan berangkat ke suatu negeri jauh, Rundoon, tanpa tahu mengapa mereka dikirim kesana dan untuk apa. Mereka ikut dengan kapal bobrok bernama Neverland.
Di kapal itu, Peter berkenalan dengan seorang gadis cilik bernama Molly. Perjalanan itu ternyata tak semulus yang disangka. Ternyata kapal itu memuat sebuah peti misterius. Peter akhirnya mengetahui rahasia hebat yang tak pernah diketahui banyak orang sebenarnya. Peti itu ternyata berisi bongkahan batu bintang yang sangat besar. Peter akhirnya mengetahui keberadaan kaum Starcatchers yang berjuang mengumpulkan serbuk bintang, agar jangan sampai dikuasai Pihak Yang Lain (The Other). Serbuk itu sangat berbahaya jika digunakan tidak berhati-hati. Banyak keganjilan yang ditimbulkannya, tetapi, serbuk itu juga bisa membuat pemakainya dapat terbang, seperti yang dialami Peter.
Sekelompok bajak laut pimpinan Kapten Black Stache ternyata mengincar peti tersebut, yang semula disangka dibawa oleh kapal mewah yang berangkat bersamaan dengan Neverland. Tapi Kapten Stache akhirnya mengetahui, setelah meninggalkan ayah Molly di tengah laut, bahwa peti itu ada di Never Land.
Kapal Never Land pun diserang Black Stache, tetapi badai mengacaukan semua, peti itu. Peter dan Molly, yang berkat serbuk bintang, berhasil melarikan diri. Tak disangka, keempat teman Peter dan seorang kelasi yang baik berhasil selamat juga dari badai. Demikian juga Black Stache, yang menggunakan kapal curian. Tetapi Neverland hancur berantakan.
Mereka pun terdampar di pulau terpencil, tempat ada sekelompok penduduk asli akhirnya menangkap Peter dan teman-temannya. Molly sendiri berhasil selamat dan berusaha mencari peti tersebut.
Peti itu ternyata terdampar di sebuah laguna, dan kebocoran peti membuat beberapa ekor ikan dekat peti itu berubah menjadi putri duyung.
Peter dan teman-temannya diumpankan oleh para penduduk asli ke buaya raksasa, tetapi berhasil selamat karena kedatangan Molly. Sementara itu, para bajak laut juga sudah tiba di pulau itu. Selain itu ada juga orang yang menguasai kapal Neverland (karena kapten kapal aslinya tukang mabuk, sehingga tidak bisa menjalankan kapal tersebut) yang bermaksud untuk mendapatkan juga peti tersebut.
Ini sinopsis cerita Peter dan The Starcatcher yang dulu pernah aku komen di blog ini, kira-kira setahun yang lalu di sini. Waktu itu aku belum tahu deh kalau buku ini bakal diterjemahin.
Dan sekarang.... menjadi book of the month Club Baca Online Qanita (eh kog sepi yah?)
Setelah kubaca kembali, aku tetap pada kesimpulan awalku : buku ini asik banget! Kisah-kisah Peter Pan dan para bocah yang hilang (the lost boys) terasa sangat segar, disajikan dengan sudut pandang yang baru. Cerita klasik, yang dijadikan inspirasi kisah ini, membuatnya terasa dekat, karena kita sudah akrab dengan tokoh-tokohnya, terutama Peter vs si bajak laut.
(Walau di edisi terjemahan, sampulnya sedikit mengecewakan, tapi bagus juga gambar bintang-bintang berkilauan itu)
2 comments:
Koboo, just wait for the sequel of peter pan. Hehehehe, gw lagi nyiapan Peter Pan in Scarlet niy.
Dijamin lo pasti suka. Tenang2 lo pasti dpt buntelannya:-))
IDA EMANG TOOOPPPP!!!!!!!
Post a Comment