Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. Frankweiller

Judul : Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. Frankweiller
(From the Mixed Up Files of Mrs. Basil E. Frankweiller)
Penulis : E.L. Konigsburg, 1967
Penerjemah : Cuning K. Goenadhi
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, April 2007
Tebal : 200 halaman ; 20 x 13 cm
Apa yang kau lakukan kalau kau bosan dengan kehidupanmu? Ingin melarikan diri? Itulah yang dipikirkan oleh Claudia.
Tapi, melarikan diri dari rumah itu perlu modal. Jamie, adiknya yang super kikir adalah partner yang paling potensial. Dengan kekuatan mereka berdua, akal cerdik Claudia, dan kehebatan Jamie mengatur keuangan, tentu pelarian mereka akan sukses.
Claudia sudah menyusun rencana melarikan diri dengan matang. Bahkan dia sudah menetapkan tujuan mereka melarikan diri, ke Museum Metropolitan di New York. Setelah rencana matang, maka dia pun mengajak Jamie berpartner dalam rencana hebat itu. Dengan keahliannya membujuk, maka Jamie pun akhirnya setuju dengan rencana Claudia.
Hari itu tiba. Ternyata Jamie punya uang lebih banyak dari yang dibayangkan Claudia. Luar biasa! Berdua mereka menuju New York, dan berhasil menyusup ke Museum. Dimulailah petualangan bersembunyi di Museum. Bagaimana caranya supaya gak ketahuan yah?
Ternyata keesokan harinya di Museum terjadi kehebohan. Sebuah patung malaikat menjadi pusat perhatian orang. Membaca dari koran, Claudia dan Jamie akhirnya tahu kalau patung itu diperkirakan adalah karya tak dikenal dari sang maestro Michaelangelo.
Misteri ini menggelitik benak Claudia. Dia memutuskan, mereka harus berhasil memecahkan misteri patung malaikat. Berhasilkah mereka? Dan siapa sih sebenarnya Mrs Basil E. Frankweiller?
Kisah petualangan Claudia dan Jamie ini disampaikan melalui sebuah surat oleh Mrs Basil E. Frankweiller kepada pengacaranya, Saxonberg, pria tua yang membosankan, tak pernah ke museum, dan hanya menyukai cucu-cucunya. Jadi jangan heran kalau di sana-sini, terselip kata-kata di dalam kurung, dimana Mrs Frankweiller menyindir Saxonberg. Membuat buku ini makin lucu!
Aku sampai geli banget, membaca tentang kekikiran Jamie, dan segala rencana hebat Claudia. Juga seru banget mengikuti petualangan mereka sembunyi di Museum, bagaimana rapinya rencana Claudia untuk mencari tempat persembunyian, untuk menghindari berpapasan dengan penjaga. Namun juga ikut terharu waktu dibagian Claudia harus menghadapi kekecewaan setelah begitu yakin bahwa penemuannya akan sangat berarti.
Buku ini sendiri diterjemahkan dari edisi spesial peringatan 35 tahun terbitnya buku ini, yang berhasil memenangkan penghargaan Newbery di tahun 1969. Walau sudah terbit begitu lama, namun ceritanya tak usang dimakan waktu. Tetap terasa menyegarkan, lucu, dan seru. Ditambah lagi ada kata pengantar dari E.L Konigsburg dan sedikit percakapan antara Claudia dan Jamie yang kocak banget di bagian akhir buku.
2 comments:
Tadi baru kelar baca buku ini.. duhh.. museum-nya bikin mupeng dhee, huehehe.. visualisasi museum-nya mungkin mirips ma museum yg di film "Night At The Museum" kali yee? Luass.. and menarik! :D Coba di sini ada museum kaya githuu, mungkin pada rajin menyambangi museum kali yee, huehehehe.. ;)
Awalnya gua ngga ngeh lhoo kalo si Saxonberg itu kakeknya si Claudia ma Jamie, haha.. gua pikir mereka berdua cucunya yg selama ini menghilang, taunya maksud 'menghilang'nya tuh pas mereka kabur ke museum tohh?! *ngga_nyambung.com*
Gimana perasaan pengarangnya ya, karyanya 40 tahun yg lalu, masih dihargai dan disukai di saat ini? Aww.. pasti berbahagia nan terharu dhe tuhh!! :D
aduh indah...
bener banget!
kalau lihat museum-museum di film2 gitu, hiks... kepengen banget
Aku sih ketawa banget pas dibagian akhir itu, kedua cucu itu ternyata Jamie dan Clauds, hihihihihi
Post a Comment