Tuesday, January 23, 2007

Lion Boy : The Chase



Judul : Lion Boy - The Chase (Pelarian)
Pengarang : Zizou Corder (c) 2004
Penerjemah : B. Sendra Tanuwidjaja
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (c) 2006
Tebal : 288 halaman ; 23 x 15 cm

Charlie Ashanti, anak yang bisa berbicara dalam bahasa kucing, melanjutkan petualangannya mencari kedua orangtuanya, yang diculik kelompok misterius.

Petunjuk terakhir menyebutkan kedua orangtuanya dibawa ke Venesia, Italia. Bersama para singa sirkus, Charlie berhasil melarikan diri, dan ditolong oleh Raja Bulgaria yang eksentrik namun baik hati. Di dalam kereta itu, Charlie dijamu sang Raja, yang sangat kagum pada para singa.

Tiba di Venesia, Raja ternyata tak bisa menemani Charlie. Edward, pengawal kepercayaan Raja, yang menjaga Charlie dan para singa. Namun ternyata ada rencana yang disembunyikan Edward dari Raja.

Charlie dan para singa dikurung!

Tapi ternyata Charlie mendapat teman yang tak terduga. Venesia yang sudah hancur, sebagian besar sudah tenggelam, kini dikuasai oleh Doge yang jahat. Penduduk Venesia membenci Doge.

Rencana Edward sungguh licik, dia ingin memanfaatkan para singa untuk memperbaiki hubungan raja Bulgaria dengan Doge. Primo, singa purba yang bergabung dengan Charlie dan para singa sewaktu melarikan diri dari sirkus di Paris, akan dimanfaatkan untuk menjadi Singa San Marco yang suci. Membuat Doge seolah-olah diberkahi.

Tapi para pembawa gondola membantu Charlie, dan akhirnya para singa dan Charlie berhasil melarikan diri dari Venesia.

Sementara itu.....

Benarkah kedua orangtua Charlie ada di Venesia? Ternyata tidak. Mereka berdua ditahan oleh Korporasi di dekat Vence, Prancis Selatan. Namun berkat bantuan Sergei, kucing buluk yang Allergenic, Aneba dan Magdalene berhasil melarikan diri dari tempat itu.

Petualangan membawa mereka semua tiba di Afrika, tempat asal para singa.

Sepertinya, hampir semua konflik selesai di buku kedua ini. Charlie dan kedua orangtuanya bertemu kembali di akhir cerita. Lalu para singa pun sudah kembali ke asal mereka, Afrika.

Primo, si singa Smillodon, alias singa purba, hasil kloning yang malang, juga mendapatkan akhir bahagia, menjadi simbol kota Venesia yangs sudah di ambang keruntuhan.

Lalu, ntar di buku ketiga apa lagi sih yang masih tersisa????

Yah, mungkin petualangan Charlie dan orangtuanya melawan Korporasi, dan menyebarkan obat anti alergi, menyelamatkan para kucing di dunia!

Cerita yang lucu... seru juga, aku suka karena ada acara jalan-jalan di Eropa. Kisah petualangan diceritakan pada waktu dunia sudah semakin rusak akibat polusi. Betapa menyedihkan kota Venesia yang sangat indah, sebagian besar harus tenggelam tak terselamatkan.

Setelah Paris yang menawan di buku 1, sekarang diajak ke Venesia, lalu di bagian akhir, berlayar ke Afrika. Bener-bener asik!

Ditambah lagi, ilustrasi yang disisipkan menambah cantik buku ini. Peta Venesia, peta Eropa dan Afrika, ditambah lagi lagu-lagu tema Lion Boy (coba aja mainin sendiri, hehehehe).

0 comments:

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP