Tuesday, July 25, 2006

The Virgin Blue

Judul : The Virgin Blue (Biru Sang Perawan)
Pengarang : Tracy Chevalier
Alih bahasa : Lanny Murtiharjana
Penerbit : Gramedia (2006)
Tebal : 360 halaman; 23 x 15 cm

Ella Turner, baru saja pindah ke Prancis, mengikuti suaminya yang ditugaskan di Toulouse. Berdua mereka memutuskan untuk tinggal di kota kecil di dekat Touluse, dan dalam pencariannya, Ella akhirnya menemukan kota Isle-sur-Tarn. Karena merasa kesepian, Ella pun mulai memikirkan untuk punya anak.

Tapi ternyata, keputusan itu akhirnya membawa dampak yang tak diduga. Mimpi-mimpi aneh yang didominasi warna biru mulai mengganggunya. Dan tak luput pula, timbul bercak-bercak di kulit Ella. Dokter bilang sih, karena stress. Benarkah?

Di kota kecil tersebut, tanpa kegiatan apapun, Ella merasa bosan. Belum lagi sambutan dingin penduduk Isle-sur-Tarn, membuat Ella mulai depresi.

Hingga akhirnya Ella menemukan kegiatan lain, mencari asal-usul nenek moyangnya, yang konon berasal dari Perancis. Waktu mendaftar di perpustakaan, Ella bertemu Jean Paul, si petugas perpustakaan yang sinis, mengejeknya sewaktu dia meminta agar namanya di kartu dibuat menjadi Ella Tournier, sama dengan nama keluarganya sebelum bermigrasi ke Amerika.

Ternyata, keisengan Ella mencari asal-usul keluarganya membawanya menemukan hal yang sebelumnya tak terduga.

Lalu, ada Isabelle de Moulin yang hidup 400 tahun yang lalu. Rahasia kelam apa yang akan ditemukan Ella tentang kehidupan mereka?

Gak tahu kenapa yah, kog kali ini GPU menerbitkan buku ini dalam format yang berbeda dengan novel-novel Tracy Chevalier sebelumnya. Kali ini ditampilkan dalam ukuran yang lebih besar, tapi jadi lebih tipis. Padahal bagiku sih lebih enak yang dulu, lebih ringkas, hehehe.
Terus, kertasnya juga tipis banget tuh, dibaca, suka jadi bergulung gitu deh, agak mengesalkan juga.

Tapi, seperti biasa, Tracy Chevalier lagi-lagi membawa tema sejarah dalam novelnya. Kali ini dengan nuansa abad ke 16, saat pengaruh aliran Protestan mulai memasuki Prancis yang waktu itu sudah didominasi oleh agama Kristen Katolik. Ditambah lagi penggambaran suasana kehidupan masyarakat di Prancis Selatan yang cukup manis membuat novel ini jadi enak dibaca.

0 comments:

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP