ZAMBA
Judul : Zamba - Kisah Nyata Tentang Singa yang Berhati Manusia
Penulis : Ralph Helfer
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tebal : 2006
Zamba, seekor singa Afrika jantan yang dibesarkan sejak masih bayi oleh Ralph Helfer. Ralph Helfer sendiri adalah seorang behaviourist alias ahli perilaku binatang (sebagaimana diakuinya, karena dia tidak mau menyebut dirinya pelatih ataupun penjinak binatang), dan juga pendiri Eden International, sebuah badan penyedia binatang-binatang untuk tampil dalam film di Hollywood.
Kecintaan Helfer pada binatang sudah dimulai sejak dia masih kanak-kanak. Sejak remaja pun, Helfer sudah bekerja di toko binatang peliharaan. Dan sejak masih belia pula, dia sudah bermimpi untuk bekerja bersama-sama hewan-hewan eksotis seperti gajah, harimau, singa, serigala, dan buaya.
Beranjak dewasa, Helfer pindah ke California bersama ibunya, setelah ibunya memutuskan untuk tidak lagi bergantung pada keluarga pamannya. Di California, Helfer mulai karirnya sebagai stuntman, terutama yang harus berhubungan dengan binatang buas. Di sini, Helfer menyaksikan betapa para penjinak binatang tersebut memperlakukan binatang-binatang dengan kekerasan, cambuk dan bentakan. Metode ini tidak dapat diterima oleh Helfer. Pengalaman mengerikan dengan seekor singa afrika tidak membuatnya gentar, justru menguatkan tekadnya untuk membuktikan teorinya, bahwa dengan metode kasih sayang, binatang lebih dapat dikendalikan.
Suatu hari, sebuah panggilan telepon dari seorang teman lama akhirnya mewujudkan mimpi Helfer. Seekor anak singa afrika ditemukan hampir tewas di tepi sungai di Zambia. Singa tersebut akhirnya dibawa kepada Helfer, dan diberi nama Zamba.
Zamba dibesarkan oleh Helfer, banyak suka duka dialami Helfer dan Zamba. Ancaman banjir, penculikan, dan ketakutan orang-orang, harus dilalui Helfer dalam membesarkan Zamba.
Buku ini memang cocok bagi para pecinta binatang. Waktu baca, aku senang banget, abisnya aku memang suka binatang. Aku suka cerita tentang Zamba. Eh, ada juga yang lucu, dan aku baru tahu memang, ternyata SIMBA (nama nya si Lion King itu looo) dalam bahasa Afrika (Swahili kali yah? abis nya gak jelas juga sih di buku itu, hehehe) artinya SINGA. Makanya, sama orang-orang di lokasi shooting di Kenya itu, Helfer dijuluki Bwana Simba, alias bosnya singa.
0 comments:
Post a Comment