Melacak Jejak Kota Kuno
Judul : Petualangan Dahsyat Hermux Tantamoq : Melacak Jejak Kota Kuno
Judul asli : The Sands of Time
Pengarang : Michael Hoeye (2003)
Penerbit : MLC Lumos (Mizan Group)
Tebal : 292 halaman
Hermux Tantamoq terlibat lagi dalam petualangan. Kali ini melibatkan legenda kucing. Apakah kucing itu memang ada? Atau hanya sekedar makhluk dalam legenda?
Mirrin Stentrill, si pelukis yang sempat buta, akhirnya menggelar pameran perdananya setelah penglihatannya kembali. Tapi, ternyata tema lukisan-lukisannya sungguh mengguncang penduduk kota Pinchester. Mata-mata dan cakar-cakar makhluk misterius memenuhi lukisan-lukisannya, membuat banyak pihak terguncang dan marah. Demonstrasi mewarnai pembukaan pamerannya.
Sementara itu, Hermux Tantamoq didatangi oleh seekor tupai aneh, yang membawa benda aneh mirip gigi pemutar pada jam. Sang tupai membawa misteri baru. Dia adalah.... kekasih Mirrin di masa muda, yang hilang setelah tulisannya tentang mahkluk kucing ditentang habis-habisan oleh pihak universitas.
Petualangan pun tak terhindarkan, bersama Linka si penerbang, Hermux dan Terfle, si tupai, bertualang ke wilayah gurun, mencari lembah berwarna plum, untuk mencari peradaban bangsa kucing.
Apa yang ditemukan mereka di perpustakaan misterius, yang selebaran kuno nya tak sengaja ditemukan oleh Terfle sewaktu muda?
Inilah petualangan kedua dari si tikus Hermux Tantamoq. Buku ketiganya No Time Like Show Time juga baru ditelurkan oleh si penulis, Michael Hoeye.
Michael Hoeye, seorang dosen di Marylhurst University di Portland, mengajar di program MBA. Selain mengajar, dia juga bekerja di New York sebagai desainer tekstil, fotografer fashion, dan juga guru SMA. Bersama istrinya Martha, dan kucing mereka, Lionel, mereka tinggal di Oregon. Seri Hermux Tantamoq adalah buku pertamanya.
0 comments:
Post a Comment