Lotte Rangkap Dua

Judul : Lotte Rangkap Dua (Das Doppette Lottchen)
Pengarang : Erich Kastner (1949)
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (2001)
Tebal : 192 halaman
Lotte dan Luise adalah dua anak kembar yang sejak bayi sudah hidup terpisah, karena ayah dan ibu mereka bercerai. Lotte dibawa oleh ibunya dan mereka tinggal di Wina, sedangkan Luise tinggal bersama ayahnya di Munchen.
Keduanya tak sengaja bertemu di sebuah wisma anak-anak waktu liburan di tepi danau Buhl. Setelah saling mengenal, mereka mengetahui bahwa mereka adalah saudara kembar. Keduanya tidak tahu kalau mereka terlahir kembar, karena kedua orangtua mereka tidak mau memberitahu mereka tentang keadaan tersebut. Lalu kedua anak itupun mendapat ide untuk bertukar sewaktu mereka kembali ke rumah masing-masing. Untuk saling tetap berhubungan, keduanya pun sepakat untuk bertukar berita melalui surat dengan alamat kantor pos. Di Wisma itu keduanya pun saling mempelajari kehidupan masing-masing untuk menjalankan rencana mereka bertukar itu.
Tetapi, walaupun kembar, kedua anak itu memiliki karakter yang berbeda, mungkin dipengaruhi cara mereka dibesarkan. Luise yang tinggal bersama ayahnya, seorang komposer terkenal, hidupnya lebih nyaman, tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah tangga, agak ceroboh, tomboy dan agresif. Sedangkan Lotte yang tinggal bersama ibunya, yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan mereka, menjadi seorang yang lebih bersifat feminim, rajin mengerjakan pekerjaan rumah, teliti dan agak pendiam.
Setelah bertukar, berbagai kejadian lucu terjadi, hal-hal baru pun diketahui. Ternyata, Lotte menyukai musik seperti ayahnya, sehingga ayahnya heran sewaktu dia mau belajar musik, tidak seperti Luise yang tidak pernah bisa diajak bermain musik. Di rumah ibunya, Luise malah membuat kekacauan, karena pekerjaan rumah yang dicoba dilakukannya itu sering berakhir dengan kekacauan. Gurunya juga heran karena tulisan dan pekerjaan Lotte (yang sekarang diperankan oleh Luise) menjadi berantakan, tidak rapi seperti dahulu, dan tingkat kecerobohan meningkat. Ibunya berpikir mungkin karena liburan telah mengubah Lotte menjadi lebih kekanakan, tidak lagi terlalu serius seperti sebelumnya, dan ibunya menganggap hal itu baik untuk Lotte.
Tetapi, di rumah ayahnya, ternyata ada satu hal yang lupa diberitahu Luise, ternyata ada satu wanita yang sedang mendekati ayahnya, tetapi Luise tidak menyukai wanita itu. Demikian juga ternyata dengan Lotte, dan memang wanita itu pun tidak menyukai anak-anak. Di rumah ayahnya itu juga, Lotte pun bertindak seperti karakternya, membuat kehidupan ayahnya lebih teratur, dan di sekolah pun dia membuat heran guru-gurunya, sama seperti Luise membuat bingung guru-guru Lotte.
Tetapi akhirnya, karena khawatir akan kedekatan ayahnya dengan Nona Gerlach, dan keputusan ayahnya untuk menikahi Nona Gerlach, membuat Lotte jatuh sakit. Karena sakitnya itulah, akhirnya terbongkarlah konspirasi pertukaran kedua anak kembar tersebut.
Akhirnya, ayah dan ibu mereka menikah kembali, karena mereka dulu sebenarnya masih saling mencintai, tetapi keeksentrikan si komposer yang sering menyendiri di studionya yang jauhlah yang membuat istrinya meninggalkannya. Persoalan itu diselesaikan dengan pertukaran studio musik Pak Palfy, ayah Lotte dan Luise, dengan studio lukis tetangga mereka, Pak Anton Gabele, sehingga sekarang Pak Palfy tetap dapat menyendiri menciptakan karya-karya musiknya tetapi tetap dekat dengan rumahnya, sedangkan Pak Gabele akhirnya mendapatkan studio dengan cahaya yang bagus untuk tempatnya melukis.
Lucu banget deh cerita ini, aku suka banget.. Sebenarnya aku udah baca cerita ini dulu kayaknya waktu masih SD deh, wuih, dah hampir 20 tahun yang lalu dong, hahahahahaha, untunglah belakangan dicetak ulang lagi ama GPU.. langsung beli.. ^.^
3 comments:
Duma, buku ini pernah difilmin lhooo...
Yg mainnya si Kembar Olsen itu, Mary-Kate and Ashley.
masih kecil lho!
coba cari deh vcd-nya. ceritanya PERSIS SIS SIS!
Ya, kayaknya pernah denger.. hm.. ntar deh nyari :D :D
Eh, tadi malam aku nonton yang Kelas Terbang tuh di Lativi, hehehehe
seneng banget.. abisnya ceritanya juga persis... sis... sis..... ^.^
Waahhh.. salah satu novel masa kecil yg masih menjadi favorit ampe skg ini :D
Post a Comment