The House of The Scorpion

Judul : The House of The Scorpion (Sarang Kalajengking)
Pengarang : Nancy Farmer
Penerbit : Matahati
Tebal : 438 halaman
Matt seorang anak lelaki berumur enam tahun sewaktu dia tahu bahwa dia bukan anak laki-laki biasa, tetapi clone dari Matteo Alacran, yang dikenal sebagai El Patron, kepala keluarga Alacran, yang sudah berumur 140 tahun lebih.Tetapi, ternyata Matt bukan juga clone biasa, karena clone biasanya, sesuai dengan peraturan, haruslah dirusak otaknya sewaktu masih janin, sedangkan Matt lahir dengan otak yang normal dan tidak dirusak, semua karena besarnya kekuasan El Patron.
Adapun cerita ini terjadi di suatu daerah perbatasan antara Amerika Serikat dan Mexico, di perkebunan opium milik El Patron. Agak aneh memang, tetapi, di cerita ini ladang opium itu adalah usaha sah El Patron, yang diakui oleh Amerika Serikat dan Mexico, dan kekuasaan El Patron diakui seluruh dunia. Ternyata, banyak sekali keanehan yang terjadi di perkebunan opium tersebut. Para pekerja di perkebunan itu disebut eijit, yaitu orang-orang yang sudah ditanami chip di otaknya, sehingga mereka tidak lagi bisa berpikir sendiri dan menjadi sangat patuh pada semua perintah majikannya, sesuai dengan program yang ada dalam chip tersebut. Ternyata, eijit ini bukan hanya manusia, tetapi juga hewan.
Tadinya, hinggal berumur 6 tahun, Matt tinggal di sebuah pondok di dekat kebun opium tersebut, bersama juru masak rumah utama tempat keluarga Alacran tinggal. Tetapi, suatu hari, buyut El Patron, beserta teman perempuannya menemukan Matt, dan Matt pun akhirnya dibawa tinggal di rumah utama, House of Alacran yang berarti sarang kalajengking.
Kehidupan Matt tidaklah mudah, dia sering dihina karena dia seorang clone, juga dibenci dan dianggap seperti hewan, tetapi El Patron terus membelanya, bahkan memberikan kepada Matt seorang pengawalnya, Tam Lin..
Dari El Patron, Tam Lin dan Maria, Matt pun belajar banyak hal. Selain itu, Matt juga akhirnya jatuh cinta pada Maria, salah seorang anak yang ikut menemukan Matt.
Ternyata, Matt hanya dibesarkan untuk menyediakan organ-organ tubuh pengganti bagi El Patron, itulah yang menyebabkan El Patron bisa hidup begitu lama, karena dia terus menerus mendapatkan organ pengganti untuk tubuhnya, yang dihasilkan oleh clone-clone yang dibesarkannya.
Tetapi, pengasuh Matt, si juru masak, dan Tan Lin, bekerja sama untuk melindungi Matt dengan meracuni Matt sedikit demi sedikit sehingga organ-organ tubuhnya tidaklah sehat lagi, sehingga pada saat El Patron mengalami serangan, tidak tersedia organ pengganti (waktu itu jantung) yang dapat menyelamatkan nyawanya, sehingga El Patron pun akhirnya mati.
Kematian El Patron tidaklah membawa kebebasan bagi Matt, karena seluruh keturunan El Patron membencinya dan berencana membunuhnya. Matt pun melarikan diri, tetapi pelariannya tidaklah berjalan mulus, karena akhirnya dia malah dimasukkan ke tempat penampungan anak terlantar yang kondisinya sangat buruk dan dia harus bekerja keras.
Di situ, Matt bertemu beberapa teman yang akhirnya menjadi teman baiknya, dan akhirnya mereka berhasil melarikan diri dan menemukan Maria di sekolahnya. Maria sendiri sudah bertemu ibunya, seorang aktivis pembela hak asasi manusia, yang akhirnya membantu menolong Matt kembali ke rumah Alacran.
Saat Matt kembali ke rumah Alacran, ternyata seluruh keluarga Alacran sudah mati, terkubur bersama-sama dengan El Patron, karena memang El Patron yang sangat ambisius ingin dikuburkan seperti para bangsawan jaman purba, beserta seluruh harta, keluarga dan para pelayannya. Tam Lin pun termasuk orang yang ikut mati, satu-satunya pelayan dan pengawal yang selamat adalah si juru masak, Celia dan Daft Donald, teman baik Tam Lin.
Matt pun bertekad untuk menghancurkan ladang opium, membangun perkebunan yang bagus dan menyelamatkan kembali para eijit.
0 comments:
Post a Comment