Keluarga Flood 3 - Asal Usul Keluarga Flood

Judul : Keluarga Flood 3 - Asal Usul Keluarga Flood (The Floods, Home and Away)
Pengarang : Colin Thompson (2006)
Penerjemah : Ferry Halim
Penerbit : Atria (Penerbit Serambi), 2007
Tebal : 240 halaman; 13 x 20 cm
Dari manakah asal keluarga Flood yang tinggal di jalan Acacia nomor 13? Itulah yang akan kita ketahui dari buku ketiga ini.
Cerita diawali dari Transylvania Waters, sebuah tempat yang tak akan dapat ditemukan di peta, negeri tempat kelahiran Mordonna dan Nerlin Floods. Di sana, Mordonna adalah putri raja Quatorze (yang nama lengkapnya sebenarnya panjangnya delapan belas halaman dan terdiri dari kata-kata dari lima belas bahasa, sehingga untuk mempersingkat dipanggil raja Quatorze saja). Sedangkan Nerlin Floods adalah seorang pemuda dari golongan Manusia-Manusia Kotor yang menghuni saluran-saluran air di bawah tanah, dan punya pekerjaan yang menjijikkan. Manusia-Manusia Kotor itu tak selamanya menjadi kaum yang hina, dulunya mereka juga kaum terpandang, hanya saja nasib mereka berubah.
Raja Quatorze sendiri adalah raja yang tak menyenangkan, suka menghukum dan sangat mata duitan. Dia sangat bangga pada putrinya Mordonna yang sangat cantik, dan tak mengijinkan sembarangan orang untuk menikahi putrinya itu. Syarat utama untuk menjadi menantunya adalah kekayaan. Sementara itu Mordonna sendiri tidak bahagia dikungkung oleh ayahnya. Dia sangat bosan. Hingga suatu hari, karena kecelakaan, Mordonna terjatuh ke dalam saluran air dan menimpa Nerlin Floods.
Pertemuan itu ternyata menjadi awal kisah cinta luar biasa. Kedua orang muda tersebut jatuh cinta pada pandangan pertama. Ibunda Mordonna, sang ratu sendiri yang membantu pasangan tersebut melarikan diri. Sang ratu juga ternyata selama ini sangat menderita menjadi istri raja Quatorze. Diam-diam dia malah mencintai ajudannya yang celananya sangat pas, Vessel. Mereka berempat pun melarikan diri dari Transylvania Waters.
Kejadian ini tentu saja membuat raja Quatorze marah besar. Dia memerintahkan mata-mata (yang benar-benar hebat maupun yang bodoh) untuk mengejar para pelarian tersebut.
Pasangan Floods dan sang ibu dan ajudannya pun harus berjuang melarikan diri. Dibantu Sheman yang sakti, mereka akhirnya berhasil melarikan diri, walau sering kali mereka hampir saja tertangkap oleh si Pembisik Maut yang mengerikan, utusan sang raja.
Di buku ketiga kisah keluarga penyihir yang sangat kocak dan aneh ini, kita akan mengetahui asal-usul para tokoh dalam keluarga Flood. Ingat kan, kalau ibu Mordonna sudah dikubur di halaman rumah mereka di Jalan Akasia no. 13? Di sini kita akan mengetahui bagaimana sang ibu bisa dikubur, padahal sebenarnya dia belum mati. Lalu ada juga cerita tentang kelahiran anak-anak keluarga Flood, bagaimana sebenarnya Satanella bisa tersihir menjadi anjing, lalu mengapa Valla sangat suka darah, dan kejadian yang menyebabkan Merlinmary menjadi penuh bulu dan mengapa dinamai seperti itu. Lalu juga Winchflat yang bisa dikatakan menciptakan dirinya sendiri, dan proses pembuatan Morbid dan Silent si kembar.
Yang pasti, seru sekali mengikuti keempat orang tersebut melarikan diri dari Transylvania Waters, dan berkelana ke sana kemari, membawa seekor keledai yang dulunya adalah seorang pangeran dari Asisi dan tak pernah menyukai apapun. Banyak hal-hal kecil yang akan menambah kelucuan, seperti tingkah para penyihir sombong yang punya tongkat sihir bertabur batu hitam buatan Versace, dan juga cerita pertemuan pertama antara Nerlin dan Mordonna. Menegangkan, namun kocak luar biasa.
0 comments:
Post a Comment