UANG JAJAN
Judul : Lunch Money (Uang Jajan)
Pengarang : Andrew Clements, 2005
Penerjemah : Mukti Mulyana
Penerbit : Little Serambi, Desember 2006
Tebal : 342 halaman ; 11,5 x 17,5 cm
Greg sudah sangat menyukai uang sejak kecil. Dari umur dua tahun, dia sudah bisa mendapatkan uang sendiri, memanfaatkan kemalasan kedua kakaknya membersihkan kamar, dia berhasil mengumpulkan uang.
Si Paman Gober, itulah julukan yang diberikan kedua kakaknya padanya. Dia bahkan mengenakan bunga jika kedua kakaknya itu ingin meminjam uangnya. Greg selalu membayangkan, betapa menyenangkannya punya banyak uang, dia akan bisa membeli segalanya, rumah yang hebat, helikopter, mobil balap, pesawat jet. Waktu dia di kelas 4, ayahnya menyarankannya membuka rekening bank. Jumlah setoran pertamanya membuat sang ayah tercengang, 3200 dolar! Ck ck ck....
Segala cara dilakukan Greg untuk mendapatkan uang. Dari mulai mengerjakan berbagai pekerjaan untuk para tetangga seperti membersihkan halaman, mencuci mobil, hingga berjualan di sekolah.
Idenya datang sewaktu dia kekurangan uang untuk membeli makan siangnya. Di situ Greg tersadar, sekolah adalah gudang uang! Dia hanya perlu mencari cara untuk mengumpulkan uang tersebut bagi dirinya sendiri. Mulailah dia berdagang, membeli mainan dan menjualnya di sekolah. Namun perbuatannya itu diketahui kepala sekolah, dan Greg pun mendapat peringatan.
Namun itu tak membuat Greg kapok. Dia terus memutar otak. Kesukaan Greg pada komik membantunya dalam menjalankan ide terbarunya : membuat komik mini. Komik kan salah satu jenis buku, berarti bukan mainan, ataupun makanan.
Ternyata komiknya lumayan juga, namun penjualannya masih kurang memuaskan. Dan astaga! Greg mempunyai saingan, seorang gadis yang sangat dibencinya, Maura Shaw.
Persaingan itu sudah berlangsung cukup lama. Maura tinggal di dekat rumah Greg, dan mereka tak hanya bersaing di sekolah, namun juga di rumah.
Siapa kah yang memenangkan persaingan itu? Dan bagaimana dengan bisnis penjualan komik Greg disekolah, dengan kepala sekolah yang sangat menentang segala jenis usahanya untuk mencari uang di sekolah.
Cerita yang kocak banget. Aku geli banget membayangkan Greg kecil yang mata duitan. Belum lagi kisah persaingannya dengan Maura. Lalu ada tokoh Mr Z si guru matematika yang takut darah. Benar-benar lucu.
4 comments:
Waahh.. Kobo, akhirnya udah baca nih buku juga yaa?! Huehehe..
Btw, rada kuciwa ngeliat gambar2 di dalamnya, abis cover depannya tuh aslii cutee bangets anaknyaa, eehh.. ternyata beda ma yg di dalam :(
Untung ceritanya baguss.. jadi rada mengobati kekecewaaan, huehehee..
Baca nih cerita mau ngga mau gua jadi kilas balik kehidupan gua dhee.. busyett.. dulu pas gua seumur Greg, gua mikirin apaan aja yaa?! Huehehe..
Tapii.. kreatif ya 'bo si Greg ituu.. adaa aja idenya untuk menghasilkan uang! And bikin komik mini segalaa, duhh.. jadi mupeng, huehehehe.. Gambar Unicorn-nya si Maura juga bagus yaa :)
hehehe
pujianmu pada sampul cover nya sudah kusampaikan pada sang ilustrator, Indah, hehehehe
Aku geli banget deh, waktu Greg ama Mr Z tergeletak di lantai itu, yang satu takut darah, yang satu karena berdarah-darah, wakakakakakaka
kayaknya menarik juga nih..gw mau baca juga deh..;)
yah, coba deh, lucu tuh, hehehe
Post a Comment