Danny The Champion of The World

Satu lagi karya imaginatif Roald Dahl. Ceritanya tentang seorang anak bernama Danny, tinggal bersama ayahnya, di sebuah karavan dibelakang pom bensin milik mereka. Ibunya meninggal ketika Danny masih berusia 4 bulan dan sejak itu, ayahnya seorang diri membesarkan Danny dan melatihnya menjadi seorang mekanik yang handal, karena selain pom bensin, mereka juga punya sebuah bengkel kecil, dan ayah Danny sendiri adalah seorang mekanik dengan reputasi yang cukup baik.
Danny baru masuk sekolah setelah berumur 9 tahun, dan setelah Danny masuk sekolah, ayahnya melakukan lagi sesuatu yang menjadi rahasia gelapnya. Ternyata ayahnya memiliki kesenangan melakukan "poaching" yaitu menangkap ayam hutan milik orang kaya di hutan milik orang kaya tersebut.
Kebiasaan "poaching" tersebut ternyata sudah diturunkan dari kakek Danny, yang merupakan seorang "poacher" yang jenius, yang menemukan berbagai metode untuk memerangkap ayam hutan.
Ternyata, pada percobaan pertama, ayah Danny gagal dan jatuh ke dalam jebakan yang disiapkan si orang kaya, Mr Hazel, dan melukai kakinya, dan ayah Danny ingin membalas dendam kepada si orang kaya, dan akhirnya Danny menemukan cara bagaimana menangkap ayam hutan sebanyak-banyaknya, sampai 200 ekor, dan menjadi juara dunia "Poaching".
Sebelumnya, aku juga sudah siap baca Artemis Fowl ke empat.
Setelah Artemis Fowl dan Butler dihapus ingatannya di buku 3 oleh Foaly, si centaur, akhirnya Artemis Fowl kembali menjadi dirinya yang lama yang berpikir untuk melakukan tindakan kriminal dan merencanakan pencurian lukisan terkenal.
Sementara itu, ternyata Opal Koboi, si pixie licik yang tertangkap setelah peristiwa pemberontakan goblin, akhirnya berhasil melarikan diri dengan cara membuat clone.
Opal Koboi akhirnya berhasil membunuh General Root, dan membuat Holly Short dituduh membunuh Root, dan Opal memberitahu Holly rencananya untuk membunuh juga Artemis dan Butler.
Holly, yang berhasil lolos dari upaya pembunuhan Opal, berusaha mencari Artemis dan menolongnya. Untunglah, berkat kejelian dan skeptisme Butler, si bodyguard, Artemis berhasil lolos dari bio-bomb yang disiapkan oleh Opal. Akhirnya Holly dan Artemis malah tertangkap lagi oleh Opal dan dilemparkan ke tengah-tengal troll. Artemis, yang masih belum ingat tentang dunia peri, berusaha meloloskan diri dengan kecerdasannya.
Mereka berdua akhirnya ditolong oleh Mulch Dilgum, si dwarf penggali, yang bekerja sama dengan Butler, yang telah memperoleh kembali ingatannya tentang dunia Peri, berkat koin yang dititipkan oleh Artemis kepada Mulch sebelum mereka dimodifikasi ingatannya oleh Foaly.
Akhirnya Artemis kembali menemukan cara untuk mengalahkan Opal, dan menjadi pengembali barang-barang hilang.
Gak tahu deh apa ini buku Artemis Fowl yang terakhir, abis asik sih, di Artemis Fowl kan ceritanya peri nya canggih, dengan peralatan-peralatan elektronik yang canggih, dan ceritanya juga seru. Sayang banget kalo selesai di buku 4 kan?
2 comments:
Tadi baru kelar baca nih buku.. duh duhh.. kayanya dr sekian bukunya si Roald Dahl yg udah gua baca, udah gua putuskan.. this one's my fave! Huehehe.. :P
Gua suka pesan di akhir ceritanya, hihi.. yg berpesan ke anak2 kalo udah gede nanti jangan jadi ortu yg kaku :P
Aww.. aww.. so true! Gimana rasanya ya punya bokap kaya bokapnya si Danny? :D
Ooo.. burung pegar = ayam hutan tohh? Sepanjang baca, gua lagi berupaya menerka2 apaan seeh burung pegar itu, hahaha..
Huaa.. Koboo.. si General Root dibunuh?! *bengong* Hiks hiks.. huaaa..
@Danny Champion of the World
Hehehe,aku sih gak punya yang terjemahan, gak tahu jadinya kalo diterjemahin jadi burung pegar, tapi bener kog, burung pegar itu jenis ayam hutan.
@Artemis Fowl 4
Hiks.. hiks.. sayangnya memang demikian, huahhhh aku patah hati!!!!
(eh, terjemahan udah sampai buku berapa yah?)
Post a Comment